PENGURUSAN AKTA

AKTA CATATAN SIPIL

 

PERDA  NOMOR 3 TAHUN 2011

Akta Catatan Sipil adalah akta autentik yang diterbitkan oleh pejabat yang berwenang mengenai peristiwa kelahiran, perkawinan, perceraian, kematian, pengangkatan anak, pengakuan anak, pengesahan anak, perubahan nama, perubahan status kewarganegaraan dan peristiwa penting lainnya.

Jenis akta Catatan Sipil, yaitu :

  1. Akta Kelahiran.
  2. Akta Perkawinan.
  3. Akta Perceraian.
  4. Akta Kematian.
  5. Akta Pengangkatan Anak, Pengesahan dan Pengaku Anak serta Ganti Nama.

PENGURUSAN AKTA KELAHIRAN

Akta Kelahiran di bedakan atas 2 jenis, yaitu:

Akta kelahiran Umum         : Pelapor 60 hari sejak tanggal kelahiran

Akta Kelahiran Taerlambat  : Pelapor melebihi usia 18 tahun

PERSYARATAN :

A. AKTA KELAHIRAN UMUM :

Mengisi Formulir Permohonan:

  1. Form master akta Kelahiran
  2. Form Kartu Kendali Pelayanan

Melampirkan:

  1. Surat keterangan kelahiran dari kepala desa atau lurah;
  2. Surat keterangan kelahiran dari Bidan/Dokter/Penolong kelahiran;
  3. Surat pengantar desa diketahui camat dan ferivikasi petugas registrasi desa;
  4. Foto copy Kartu Keluarga (KK);
  5. Foto copy KTP orang tua/pemohon dan pelapor;
  6. Foto copy surat nikah/duplikat nikah/akta perkawinan orang tua yang telah dilegalisir;
  7. Melampirkan foto copy KTP 2 (dua) orang saksi kelahiran.

Syarat Tambahan

  1. Surat kematian orang tua (jika orang tua telah meninggal).
  2. Foto copy akta cerai (apabila orang tua bercerai).
  3. Surat kuasa bermatrai Rp. 6.000,- bagi yang dikuasakan.
  4. Surat keterangan keberadaan orang tua jika orang tua tidak tercantum di KK.
  5. Foto copy ijazah bagi penduduk yang telah berusia lebih dari 12 (dua belas) tahun atau sudah memiliki ijazah.
  6. Surat pernyataan bermatrai Rp. 6.000,- apabila jarak anak yang dimohonkan dengan anak sebelumnya lebih dari 5 (lima) tahun, atau jarak peristiwa perkawinan dengan anak pertama yang dimohonkan akta lebih dari 5 (lima) tahun, yang diketahui ketua RT, Bidan, Lurah/Kepala desa dan Camat setempat.

B. AKTA KELAHIRAN TERLAMBAT

Mengisi Formulir Permohonan:

  1. Form master akta Kelahiran
  2. Form Kartu Kendali Pelayanan

Melampirkan:

  1. Surat keterangan kelahiran dari kepala desa atau lurah;
  2. Surat keterangan kelahiran dari Bidan/Dokter/Penolong kelahiran;
  3. Surat pengantar desa diketahui camat dan ferivikasi petugas registrasi desa;
  4. Foto copy Kartu Keluarga (KK);
  5. Foto copy KTP orang tua/pemohon dan pelapor;
  6. Foto copy surat nikah/duplikat nikah/akta perkawinan orang tua yang telah dilegalisir;
  7. Melampirkan foto copy KTP 2 (dua) orang saksi kelahiran.

Syarat Tambahan

  1. Surat kematian orang tua (jika orang tua telah meninggal).
  2. Foto copy akta cerai (apabila orang tua bercerai).
  3. Foto copy surat keputusan Pengadilan Negeri setempat (bagi WNA dan WNI keturunan yang terlambat lapor)
  4. Surat kuasa bermatrai Rp. 6.000,- bagi yang dikuasakan.
  5. Foto copy ijazah bagi penduduk yang telah berusia lebih dari 12 (dua belas) tahun atau sudah memiliki ijazah.
  6. Surat pernyataan bermatrai Rp. 6.000,- apabila jarak anak yang dimohonkan dengan anak sebelumnya lebih dari 5 (lima) tahun, atau jarak peristiwa perkawinan dengan anak pertama yang dimohonkan akta lebih dari 5 (lima) tahun, yang diketahui ketua RT, Bidan, Lurah/Kepala desa dan Camat setempat.

 

AKTA PERKAWINAN

Mengisi Formulir Permohonan:

  1. Form master akta Perkawinan
  2. Form Kartu Kendali Pelayanan

Melampirkan:

  1. Formulir untuk Pencatatan Perkawinan
  2. Surat pengantar desa diketahui camat dan ferivikasi petugas registrasi desa;
  3. Foto copy Baptis/Sidhi;
  4. Foto copy surat nikah/pemberkatan (legalisir)
  5. Foto copy akta Kelahiran (legalisir);
  6. Foto copy KTP kedua mempelai/calon mempelai (legalisir);
  7. Foto copy KK mempelai/calon mempelai (legalisir);
  8. Foto copy KTP saksi-saksi;
  9. Pas foto berdampingan (4×6) 5 lembar;
  10. Foto copy akta/surat nikah orang tua;
  11. Akta cerai/surat kematian bagi duda/janda (asli);
  12. Surat Ijin Komandan (TNI/POLRI);
  13. Foto copy ganti nama (bagi yang ganti nama);
  14. Surat bukti kewarganegaraan Republik Indonesia (SKBRI).

Syarat Khusus bagi:

  1. Pencatatan Umum (kurang dari 60 hari)
  • Surat Ket. Untuk Kawin (N1)
  • Surat Ket. Asal Usul (N2)
  • Surat Persetujuan Calon Suami/Istri (N3)
  • Surat Ket. tentang Orang tua (N4)
  • Surat Persetujuan/Ijin Orang Tua (N5)
  • Surat Ket. Sehat (suami)/ Imunisasi (Istri)
  • Surat Pernyataan belum pernah kawin (bermatrai 6.000)

2. Terlambat Pencatatan (lebih dari 60 hari)

  • Pemohon Pencatatan Perkawinan Terlambat
  • Surat pernyataan belum pernah melaksanakan pencatatan perkawinan dari Pemuka Agama
  • Surat keterangan masih terkait perkawinan

3. WNA (Warga Negara Asing)

  • POA/STMAD/Pajak Bangsa Asing
  • KIM/KIMS/Pasport/Visa
  • Ijin Kedutaan
  • Dokumen Imigrasi Lainnya.

 

AKTA PERCERAIAN

PERSYARATAN :

Mengisi formulir Laporan Tentang Perceraian dengan melampirkan :

  1. Surat Keterangan Panitera dari Pengadilan Negeri.
  2. Keputusan Pengadilan tentang Perceraian.
  3. Akta Perkawinan Asli.
  4. Surat pengantar desa diketahui Camat dan diferifikasi petugas registrasi desa.
  5. Foto copy KTP masing-masing.
  6. Foto copy KK
  7. Foto copy KTP Pelapor
  8. Surat kuasa bermatrai Rp. 6.000,- bagi yang dikuasakan.

AKTA PENGANGKATAN ANAK, PERUBAHAN NAMA/PEMBATALAN AKTA PENCATATAN SIPIL/PERISTIWA PENTING LAINNYA

PERSYARATAN :

A.  AKTA PENGANGKATAN ANAK

Mengajukan permohonan, melampirkan :

  1. Surat pengantar desa diketahui Camat dan diferivikasi petugas registrasi desa.
  2. surat penetapan Pengadilan tentang Pengangkatan Anak.
  3. Kutipan Akta Kelahiran Anak.
  4. Foto copy KTP Pemohon.
  5. Foto copy KK Pemohon.

B.  AKTA PENGAKUAN ANAK

Mengajukan Permohonan, melampirkan :

  1. Surat pengantar desa diketahui Camat dan diferivikasi petugas registrasi desa.
  2. Surat pernyataan pengakuan anak dari ayah biologis yang disetujui oleh ibu kandung.
  3. Kutipan Akta Kelahiran.
  4. Foto copy KK dan KTP ayah biologis dan ibu kandung.

C.  AKTA PENGESAHAN ANAK/PENGAKUAN ANAK

Mengajukan Permohonan, melampirkan :

  1. Surat pengantar desa diketahui Camat dan diferivikasi petugas registrasi desa.
  2. Kutipan Akta Kelahiran.
  3. Foto copy Akta Perkawinan.
  4. Foto copy KK dan KTP pemohon.

D.  AKTA PERUBAHAN

Mengajukan Permohonan, melampirkan :

  1. Surat pengantar desa diketahui Camat dan diferivikasi petugas registrasi desa.
  2. Salinan penetapan Pengadilan Negeri tentang perubahan.
  3. Kutipan Akta Kelahiran.
  4. Kutipan Akta Perkawinan bagi yang sudah menikah.
  5. Foto copy Kartu Tanda Penduduk (KTP).
  6. Foto copy Kartu Keluarga (KK).

E.  AKTA KEMATIAN

PERSYARATAN :

Mengisi formulir permohonan :

  1. Form. Laporan Kematian.
  2. Form. Kartu Kendali Pelayanan.

Melampirkan :

  1. Surat pengantar desa diketahui Camat dan diferivikasi petugas registrasi desa.
  2. Surat keterangan kematian dari pihak berwenang (Kepala Desa/Lurah, Rumah Sakit dan Dokter).
  3. Foto copy surat nikah yang bersangkutan atau copy surat nikah orang tua bagi yang belum pernah menikah.
  4. Foto copy kartu keluarga (KK).
  5. surat kuasa bermatrai Rp. 6.000,- bagi yang dikuasakan.
  6. Foto copy KTP pelapor dan 2 orang saksi.
  7. Keterangan ahli waris (Lurah/Desa).

Nb : Untuk persyaratan duplikat Akta sesama dengan diatas dan ditambah Akta Asli atau Surat Kehilangan dari Kepolisian.

PERIKSA BERKAS PERSYARATAN ANDA SESUAIKAN DATA DALAM DOKUMEN

 

DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL

KAB.KENDAL

Facebook Comments